RSS

Maafkan Aku Bila Aku Mengeluh

ImageTulisan berikut saya ‘copast’ dari blog tetangga yang tidak diketahui sumber aslinya. Selamat membaca dan silahkan renungkan.

Hari ini, di sebuah bus, aku melihat seorang remaja tampan dengan rambut sedikit ikal. Aku iri melihatnya. Dia tampak begitu ceria, dan aku sangat ingin memiliki gairah hidup yang sama. Tiba-tiba dia terhuyung-huyung berjalan. Dia mempunyai satu kaki saja, dan memakai tongkat kayu. Namun ketika dia lewat …. ia tersenyum. Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua kaki. Dunia ini milikku.

Aku berhenti untuk Read the rest of this entry »

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on December 19, 2013 in Article, Education, Islami

 

Tags: , , , , ,

Belajar Mengantre VS Belajar Matematika

belajar antre vs belajar MTKSeorang guru di Australia pernah berkata kepada saya “Kami tidak terlalu khawatir jika anak2 sekolah dasar kami tidak pandai Matematika” kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri.”

“Sewaktu ditanya mengapa dan kok bisa begitu ?” Saya mengekspresikan keheranan saya, karena yang terjadi di negara kita kan justru sebaliknya.

Inilah jawabanya;

1. Karena kita hanya perlu melatih anak selama 3 bulan saja secara intensif untuk bisa Matematika, sementara kita perlu melatih anak hingga 12 Tahun atau lebih untuk bisa mengantri dan selalu ingat pelajaran berharga di balik proses mengantri.

2. Karena tidak semua anak kelak akan berprofesi menggunakan ilmu matematika kecuali TAMBAH, KALI, KURANG DAN BAGI. Sebagian mereka anak menjadi Penari, Atlet Olimpiade, Penyanyi, Musisi, Pelukis dsb.

3. Karena biasanya hanya sebagian kecil saja dari murid-murid dalam satu kelas yang kelak akan memilih profesi di bidang yang berhubungan dengan Matematika. Sementara SEMUA MURID DALAM SATU KELAS ini pasti akan membutuhkan Etika Moral dan Pelajaran Berharga dari mengantri di sepanjang hidup mereka kelak.

”Memang ada pelajaran berharga apa dibalik MENGANTRI ?”

”Oh iya banyak sekali pelajaran berharganya;” jawab guru kebangsaan Australia itu.

1. Anak belajar manajemen waktu jika ingin mengantri paling depan datang lebih awal dan persiapan lebih awal.

2. Anak belajar bersabar menunggu gilirannya tiba terutama jika ia di antrian paling belakang.
3. Anak belajar menghormati hak orang lain, yang datang lebih awal dapat giliran lebih awal dan tidak saling serobot merasa diri penting..

4. Anak belajar berdisiplin dan tidak menyerobot hak orang lain.

5. Anak belajar kreatif untuk memikirkan kegiatan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebosanan saat mengantri. (di Jepang biasanya orang akan membaca buku saat mengantri)

6. Anak bisa belajar bersosialisasi menyapa dan mengobrol dengan orang lain di antrian.

7. Anak belajar tabah dan sabar menjalani proses dalam mencapai tujuannya.

8. Anak belajar hukum sebab akibat, bahwa jika datang terlambat harus menerima konsekuensinya di antrian belakang.

9. Anak belajar disiplin, teratur dan kerapihan.

10. Anak belajar memiliki RASA MALU, jika ia menyerobot antrian dan hak orang lain.

11. Anak belajar bekerjasama dengan orang2 yang ada di dekatnya jika sementara mengantri ia harus keluar antrian sebentar untuk ke kamar kecil.

12. Anak belajar jujur pada diri sendiri dan pada orang lain

dan mungkin masih banyak lagi pelajaran berharga lainnya, silahkan anda temukan sendiri sisanya.

Saya sempat tertegun mendengarkan butir-butir penjelasannya. Dan baru saja menyadari hal ini saat satu ketika mengajak anak kami berkunjung ke tempat bermain anak Kids Zania di Jakarta.

Apa yang di pertontonkan para orang tua pada anaknya, dalam mengantri menunggu giliran sungguh memprihatinkan.

1. Ada orang tua yang memaksa anaknya untuk ”menyusup” ke antrian depan dan mengambil hak anak lain yang lebih dulu mengantri dengan rapi. Dan berkata ”Sudah cuek saja, pura-pura gak tau aja !!”

2. Ada orang tua yang memarahi anaknya dan berkata ”Dasar Penakut”, karena anaknya tidak mau dipaksa menyerobot antrian.

3. Ada orang tua yang menggunakan taktik dan sejuta alasan agar anaknya di perbolehkan masuk antrian depan, karena alasan masih kecil capek ngantri, rumahnya jauh harus segera pulang, dsb. Dan menggunakan taktik yang sama di lokasi antrian permainan yang berbeda.

4. Ada orang tua yang malah marah2 karena di tegur anaknya menyerobot antrian, dan menyalahkan orang tua yang menegurnya.

5. dan berbagai macam kasus lainnya yang mungkin anda pernah alami juga.?

Ah sayang sekali ya…. padahal disana juga banyak pengunjung orang Asing entah apa yang ada di kepala mereka melihat kejadian semacam ini?

Ah sayang sekali jika orang tua, guru, dan Kementerian Pendidikan kita masih saja meributkan anak muridnya tentang Ca Lis Tung (Baca Tulis Hitung), Les Matematika dan sejenisnya. Padahal negara maju saja sudah berpikiran bahwa mengajarkan MORAL pada anak jauh lebih penting dari pada hanya sekedar mengajarkan anak pandai berhitung.

Ah sayang sekali ya… Mungkin itu yang menyebabkan negeri ini semakin jauh saja dari praktek-praktek hidup yang beretika dan bermoral. ?

Ah sayang sekali ya… seperti apa kelak anak2 yang suka menyerobot antrian sejak kecil ini jika mereka kelak jadi pemimpin di negeri ini ?

Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua para orang tua juga para pendidik di seluruh tanah air tercinta. Untuk segera menyadari bahwa mengantri adalah pelajaran sederhana yang banyak sekali mengandung pelajaran hidup bagi anak dan harus di latih hingga menjadi kebiasaan setiap anak Indonesia.

Yuk kita ajari anak kita untuk mengantri, untuk Indonesia yang lebih baik,

Yuk kita mulai dari keluarga kita terlebih dahulu, … mau ?

Sumber : Ayah Edi Parenting via FB Eko Angkawidjaja

 
Leave a comment

Posted by on August 22, 2013 in Article, Education, Knowledge

 

Graduation Day (June 8th, 2013)

Late posting nih.. Kesibukan yang merajalele membuat saya terhambat mengabadikan moment penting di blog ini. Kali aja suatu saat anak cucu saya bisa tau sejarah hidup saya melalui blog ini. *halahhh ngomong apa coba* hhwehehehe

Baiklaaah, hari Sabtu, tanggal 8 Juni 2013 adalah hari kelulusan S1 saya dan mendapat gelar Sarjana Pendidikan. My GraduationDengan predikat sangat memuaskan dengan IPK

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on August 11, 2013 in Event, My Story

 

Tags: , , ,

MT means Mubalighot

Ketika SD, aku masih tidak terlalu faham peranan MT. Yang aku tau hanya tugasnya ngajarin anak-anak ngaji. Ketika SMP, aku mulai mengerti betapa besar pengaruh MT. Masuk SMA, mulai terfikirkan bahwa suatu saat aku ingin jadi MT. Lulus SMA, aku tergiur sama jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di salah satu universitas swasta di Bogor. Dan akupun bimbang diantara dua pilihan: jadi MT atau kuliah. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on August 11, 2013 in Islami, My Story

 

Tags: , , , ,

TOGETHERNESS

I’m really happy making great experiences with ya’ll! Kita selalu kompak, terlebih di setiap kegiatan dimana kita adalah panitianya. Selisih pendapat sedikit mah biasa. Namanya juga orang banyak. Tapi disitulah letak kerukunan kita. Walaupun ada beda pendapat, selalu saja tetap ada tawa canda bersama kita. Inilah kita, Pengurus Muda-i Desa Kamurang!!!!!!! Yang diketuai oleh Mr. Z Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on August 11, 2013 in My Story

 

Tags: , , ,

Protected: Right or Wrong Decision

This content is password protected. To view it please enter your password below:

 
Enter your password to view comments.

Posted by on August 10, 2013 in Uncategorized

 

On Fire

Image

 

 

 
Leave a comment

Posted by on May 15, 2013 in Uncategorized

 
 
sederhana, ini hanya puisi

Nothing in life is to be feared, it is only to be understood. Now is the time to understand more, so that we may fear less. (marie curie)

Oktianti's Blog

Informatif dan Inspiratif

Coretan Kehidupan

Sekelumit catatan kehidupan

Tahaaduu Tahaabbuu Blog's

Semua penulis akan mati. Hanya karyanyalah yang akan abadi. Maka tulislah sesuatu yang membahagiakan dirimu di akhirat nanti. (Ali bin Abi Thalib)

bias pelangi kehidupan

Sekelumit catatan kehidupan

My Life

Sekelumit catatan kehidupan

Markazuna

Sekelumit catatan kehidupan

Sekelumit catatan kehidupan

Coretan Pena

Menghimpun keping keping mozaik yang terserak

Kurkurnia

Indahnya Hidup dalam Kebersamaan

Eka's Voyage

Nothing we learn in this world is ever wasted

Catatan Kecil Kehidupan

Mila's Official Blog

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.